DPP IWO Indonesia Resmi Cabut dan Bekukan SK Kepengurusan DPW Jawa Barat, Tegaskan Komitmen Menjaga Marwah Organisasi

JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) secara resmi mencabut sekaligus membekukan Surat Keputusan (SK) Nomor 216/SK/IWOI/P/X/2023 tentang Pembentukan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IWO Indonesia Provinsi Jawa Barat Periode 2022–2027.
Keputusan tersebut dituangkan dalam Surat Nomor 140/JKT/DPP-IWOI/I/2026 tertanggal 1 Juli 2026 yang ditujukan kepada Zaidun Ubid, BA, sebagai tindak lanjut hasil evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan roda organisasi di tingkat wilayah.
Langkah tegas ini diambil DPP IWO Indonesia setelah melakukan pemantauan, evaluasi, serta menerima berbagai laporan terkait kinerja kepengurusan DPW IWO Indonesia Jawa Barat. Evaluasi tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab organisasi dalam menjaga tata kelola kepengurusan yang profesional, akuntabel, dan sesuai dengan Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), serta ketentuan organisasi yang berlaku.
Dalam surat keputusan tersebut dijelaskan bahwa pencabutan dan pembekuan SK dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah faktor strategis, di antaranya untuk menjaga marwah, martabat, serta kesinambungan organisasi agar tetap berjalan sesuai visi, misi, dan tujuan pendirian IWO Indonesia.
Selain itu, DPP menilai kepengurusan DPW IWO Indonesia Provinsi Jawa Barat tidak menunjukkan aktivitas organisasi secara optimal dan tidak melaksanakan program kerja sebagaimana mestinya dalam kurun waktu yang telah ditetapkan. DPP juga mencatat minimnya koordinasi dan komunikasi antara DPW Jawa Barat dengan DPP, termasuk tidak hadirnya jajaran pengurus dalam berbagai agenda strategis organisasi di tingkat nasional.
Atas dasar pertimbangan tersebut, DPP IWO Indonesia menetapkan bahwa Surat Keputusan Nomor 216/SK/IWOI/P/X/2023 dinyatakan dicabut, dibekukan, dan tidak lagi memiliki kekuatan hukum organisasi.
Sebagai langkah lanjutan, DPP IWO Indonesia akan segera memproses Pergantian Antar Waktu (PAW) setelah menerima usulan kepengurusan baru yang memenuhi persyaratan dan mekanisme organisasi melalui rapat DPP sesuai ketentuan yang berlaku.
Keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP IWO Indonesia, Dr. Nisan Radian, SH., S.Ak., MH., M.Pd, bersama Sekretaris Jenderal Epih Fauzi, serta ditembuskan kepada Dewan Pembina IWO Indonesia, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat, dan arsip organisasi.
Ketua Umum: Langkah Organisasi Demi Menjaga Integritas
Ketua Umum DPP IWO Indonesia, Dr. Nisan Radian, menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menegakkan disiplin, tata kelola, dan profesionalisme kepengurusan di seluruh tingkatan.
“Keputusan ini bukan didasarkan pada kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu, melainkan murni sebagai langkah organisasi dalam menjaga marwah IWO Indonesia serta memastikan seluruh kepengurusan menjalankan amanah sesuai Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan ketentuan organisasi yang berlaku,” ujar Dr. Nisan Radian, Jumat (17/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan secara objektif berdasarkan indikator keaktifan organisasi, pelaksanaan program kerja, serta intensitas koordinasi antara DPW dan DPP.
“Kami telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja, tingkat keaktifan kepengurusan, serta komunikasi organisasi. Hasil evaluasi itulah yang menjadi dasar diterbitkannya keputusan pencabutan dan pembekuan SK,” tegasnya.
Meski demikian, DPP tetap membuka ruang pembenahan melalui mekanisme organisasi yang sah.
“Kami akan segera memproses Pergantian Antar Waktu (PAW) setelah menerima usulan kepengurusan baru yang memenuhi persyaratan organisasi. Harapan kami, kepengurusan IWO Indonesia di Jawa Barat dapat kembali berjalan lebih efektif, solid, profesional, dan mampu menjalankan roda organisasi secara optimal,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Dr. Nisan Radian mengajak seluruh kader dan pengurus IWO Indonesia di berbagai daerah untuk tetap menjaga soliditas organisasi, menghormati setiap keputusan yang diambil melalui mekanisme organisasi, serta bersama-sama memperkuat eksistensi IWO Indonesia sebagai organisasi pers yang profesional, independen, dan berintegritas.
“Mari kita jadikan keputusan ini sebagai momentum untuk memperkuat organisasi. Saya mengajak seluruh anggota dan pengurus IWO Indonesia agar tetap menjaga persatuan, menghormati keputusan organisasi, serta terus berkontribusi membangun IWO Indonesia menjadi organisasi pers yang semakin kuat, profesional, dan terpercaya di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Red)








Leave a Reply