Dinas PU Sukabumi Sambut Positif Rencana Jalur Poros Baru Bogor–Sukabumi–Lebak

SUKABUMI – Kompas Rakyat
Rencana pembangunan jalur poros baru yang menghubungkan Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Lebak mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur strategis yang digagas Pemerintah Kabupaten Bogor tersebut dinilai mampu membuka keterisolasian wilayah, memperkuat konektivitas antar daerah, sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan Jawa Barat dan Banten.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Pidaus, mengatakan pembangunan jalur penghubung lintas wilayah tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, tidak hanya dalam aspek transportasi, tetapi juga terhadap sektor ekonomi, pariwisata, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, saya sangat menyambut baik rencana tersebut. Karena tidak hanya menguntungkan kedua belah pihak dalam upaya meningkatkan akses masyarakat, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, hingga pelayanan kesehatan,” ujar Uus kepada wartawan Reaksi Media, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, keberadaan jalan poros baru akan menjadi solusi bagi sejumlah wilayah yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses transportasi. Dengan terbukanya konektivitas antar kabupaten, mobilitas masyarakat dan distribusi barang diperkirakan akan semakin lancar sehingga berdampak positif terhadap aktivitas perekonomian daerah.
Uus menegaskan, realisasi pembangunan jalan tersebut memerlukan komunikasi dan koordinasi yang intensif antara pemerintah daerah yang terlibat, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Mengingat jalur yang direncanakan merupakan kawasan perbatasan antar daerah, keterlibatan pemerintah provinsi dinilai sangat penting.
“Kita akan menunggu komunikasi lebih lanjut, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Karena jalan perbatasan antar daerah tentunya akan melibatkan pemerintah provinsi,” katanya.
Ia berharap pembangunan jalan tersebut nantinya dapat menjadi bagian dari kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sehingga spesifikasi dan kualitas infrastruktur yang dibangun dapat memenuhi standar jalan provinsi.
“Kalau bisa memang melibatkan pemerintah provinsi agar spesifikasi jalan yang dibangun sesuai dengan kriteria jalan provinsi, baik dari sisi lebar jalan maupun kualitas konstruksinya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Teknik Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Wisnu Resdiawan, menjelaskan bahwa salah satu jalur yang pernah diwacanakan dalam pengembangan akses perbatasan adalah ruas Nirmala–Cianten–Lebak. Jalur tersebut diketahui melintasi kawasan perkebunan serta area konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Menurut Wisnu, gagasan pembangunan akses jalan di kawasan tersebut sebenarnya pernah dibahas beberapa tahun lalu pada masa kepemimpinan Kepala Dinas PU sebelumnya, Wawan Juwirtanawan. Saat itu, sejumlah pemerintah daerah sempat menjalin kerja sama untuk membahas pengembangan wilayah perbatasan, termasuk akses penghubung Sukabumi dan Lebak.
“Namun pembahasan itu sudah cukup lama tidak berlanjut karena jalur yang direncanakan masuk ke kawasan taman nasional,” ungkap Wisnu.
Ia menambahkan, apabila jalur Nirmala–Cianten–Lebak kembali menjadi opsi pembangunan, maka prosesnya harus melalui berbagai tahapan dan perizinan yang ketat. Selain melibatkan pemerintah daerah dan provinsi, proyek tersebut juga harus mendapatkan persetujuan dari pihak pengelola kawasan konservasi.
“Kalau melihat jalur poros Nirmala–Cianten–Lebak, aksesnya mengarah ke kawasan perkebunan Nirmala. Untuk masuk ke wilayah tersebut harus melalui berbagai tahapan, termasuk kerja sama dengan pihak taman nasional karena berada di area konservasi TNGHS,” jelasnya.
Dengan berbagai potensi yang dimiliki, rencana pembangunan jalur poros baru Bogor–Sukabumi–Lebak diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas regional, membuka peluang investasi, serta mendorong pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Banten. (Red)








Leave a Reply