Miris !!! Hanya Mengambil Satu Bungkus Nasi Box Seorang Warga Yang Sudah Dikenal Di Lingkungan Pemda Garut : Dikejar Oknum Security Bagaikan Pencuri Emas Permata.

GARUT – KOMPAS RAKYAT
Suatu peristiwa yang sangat menyentuh hati kita semua, tepatnya dihari rabu 24/06/26, tempat kejadian peristiwa (TKP) dilingkungan Setda Pemda Kabupaten Garut.
Peristiwa tersebut dengan kronologis awalnya diceritakan oleh inisial (H), yang diakui dirinya pada saat mengambil satu bungkus nasi dus dengan terpaksa karena kondisinya benar benar lapar seharian perutnya belum terisi makanan, juga tak mempunyai uang sepeserpun untuk membeli makanan ujarnya, saat berbincang dengan awak media MPGI NEWS.id.(Ndank.Supardin) beserta Cecep DS dari Media LRI, yang usai perbincangan sekaligus mengantarkan pulang ke arah lampu merah maktal, sambil memberikan ongkos untuk (H) meneruskan perjalananya pulang ke arah Bayongbong, katanya.
Seperti diketahui dilingkungan Pemda Garut, sosok (H) lelaki paruh baya ini bukan orang asing, banyak kalangan LSM, Ormas dan awak media mengenalnya dulu seorang aktivis kritis yang menyuarakan kebijakan Pemkab Garut yang tidak pro masyarakat, kiprahnya beliau tersampaikan terdengar dari semenjak Bupati Garut H.Agus Supriadi sampai H.Rudi Gunawan.
Seiring perjalanan waktu dan kondisinya yang dirasa mengalami sering sakit sakitan (H) sudah jarang kelihatan dilingkungan Pemda Garut, bahkan baru hari tadi, saya sebagai sahabatnya baru melihat lagi sosok (H) ngobrolpun dalam keadaan terlihat sakit sampai jalanpun sempoyongan, pasca kejadian di ruangan Setda ” mengambil satu bungkus Nasi dus “, sayapun tidak menyaksikan saat peristiwa itu terjadi, seandainya menyaksikan mungkin hal lain akan terjadi sebagai wujud solidaritas persahabatan.
Ucapan terimakasih mengalir dari rekan rekan semua yang mengenal sosok (H), itupun setelah melihat tayangan tik-tok GARUDA MERAH MPGI – NEWS, disampaikan kepada sdr, Budi Juanda (Aktivis LSM Garut Bersatu) yang dengan cepat mendatangi kantor Setda Pemda Garut, teriring permohonan maapnya mewakili sahabatnya atas nama (H) setelah kejadian sahabatnya tersebut mengambil satu bungkus nasi dus.
Terliput wawancara dan live striming di akun tik-tok Garuda Merah MPGI-NEWS. milik Solihin Afsor dalam cuplikanya, Budi Juanda sangat menyesalkan atas peristiwa tersebut ” hanya persoalan satu bungkus nasi dus, oknum sekurity sampai mengejar dan memperlakukan (H) seperti seorang pencuri emas permata, ” ungkapnya.
” Yah dengan kejadian ini, dimungkinkan akan kita lanjutkan tersampaikan dihadapan Bupati Garut, dan meminta oknum sekurity tersebut inisial (R) untuk dikembalikan ke kesatuanya,”. Pungkas Budi Juanda sambil meminta rekan rekan semua, kita kumpul untuk menggalang wujud solidaritas. **(Red).








Leave a Reply