SUKABUMI – KOMPAS RAKYAT

Suasana penuh keakraban mewarnai pertemuan di Gajebo Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Sauyunan, Kadulawang, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Selasa (14/7/2026). Kunjungan Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Sukabumi, Bambang Herawanto atau yang akrab disapa Kang Baher, menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Kang Baher didampingi Sekretaris HKTI Kota Sukabumi beserta jajaran pengurus. Kehadiran mereka bertujuan memberikan pembinaan kepada pengurus dan anggota Pokdakan Mina Sauyunan yang selama tujuh tahun terakhir konsisten mengembangkan sektor perikanan, pertanian, hingga kini mulai merintis wisata edukasi berbasis potensi kewilayahan.

Menurut Kang Baher, keberadaan kelompok produktif seperti Pokdakan merupakan aset pembangunan daerah yang harus terus didorong agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kami hadir di sini untuk memberikan pembinaan, karena kelompok warga ini membutuhkan panduan agar ke depannya bisa lebih berkembang dan sejahtera melalui kegiatan yang dijalankan,” ujar Kang Baher.

Sebagai Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi yang membidangi pemerintahan, perekonomian, dan kesejahteraan rakyat, Kang Baher menegaskan bahwa aspirasi masyarakat akan menjadi bagian penting dalam penyusunan program pembangunan daerah.

Ia berharap berbagai program yang dirancang DPRD dapat diselaraskan dengan kebutuhan nyata kelompok masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga.

“Insya Allah program yang kita susun di DPRD bisa diselaraskan dengan kebutuhan Pokdakan ini. Harapannya, kelompok yang selama ini sudah berjuang menjaga eksistensinya tidak hanya mampu bertahan, tetapi semakin produktif, mengembangkan usaha, serta meningkatkan kualitas karya yang dihasilkan,” ungkapnya.

Dalam pembinaan tersebut, Kang Baher juga menekankan pentingnya tiga prinsip utama dalam pengelolaan organisasi dan usaha kelompok, yaitu:

  • Profesional, dengan tata kelola organisasi yang rapi, terencana, dan bertanggung jawab.
  • Profit Oriented, menjalankan usaha yang berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota.
  • Bermanfaat, menghadirkan dampak positif bagi masyarakat luas, khususnya di wilayah Kadulawang dan sekitarnya.

Pertemuan berlangsung interaktif. Pengurus dan anggota Pokdakan Mina Sauyunan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta tantangan yang mereka hadapi selama tujuh tahun membangun kelompok, mulai dari pengembangan usaha, peningkatan kesejahteraan anggota, hingga rencana pengembangan kawasan menjadi destinasi wisata edukasi.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kang Baher memberikan kabar yang disambut antusias seluruh peserta. Ia menyatakan komitmennya untuk mengupayakan bantuan dana hibah guna mendukung pengembangan usaha Pokdakan Mina Sauyunan.

Dana hibah tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengembangan sarana, peningkatan kapasitas usaha, serta memperkuat potensi ekonomi yang telah dibangun kelompok selama ini.

Kehadiran DPRD Kota Sukabumi dan HKTI dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, legisif, dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung tumbuhnya kelompok-kelompok produktif di tingkat akar rumput.

Pokdakan Mina Sauyunan dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi contoh pengembangan ekonomi berbasis masyarakat yang tidak hanya menggerakkan sektor perikanan dan pertanian, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah melalui wisata edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan dukungan pembinaan, pendampingan, serta komitmen bantuan yang diberikan, diharapkan Pokdakan Mina Sauyunan Kadulawang semakin maju, mandiri, dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di Kota Sukabumi.

“Kemajuan daerah berawal dari kemajuan kelompok-kelompok kecil yang produktif di setiap wilayah. Dengan kolaborasi yang kuat, Pokdakan Mina Sauyunan diharapkan terus tumbuh menjadi inspirasi bagi kelompok lain serta menghadirkan kesejahteraan nyata bagi anggotanya dan masyarakat Kota Sukabumi.”

(Lelly)