BEKASI — KOMPAS RAKYAT

Polemik mengenai dugaan adanya tempat penampungan atau penimbunan BBM bersubsidi di wilayah Kranggan Tengah, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, mendapat respons langsung dari jajaran Polsek Jatisampurna.

Untuk memastikan informasi tersebut, polisi melakukan pengecekan langsung ke sebuah ruko yang sebelumnya disebut-sebut berkaitan dengan dugaan aktivitas penampungan BBM subsidi.

Pengecekan dilakukan pada 31/08/2026, dipimpin Kanit Reskrim Polsek Jatisampurna IPDA Fajar Putro bersama Kanit Provos Aiptu Agus Yulianto dan sejumlah personel Unit Reskrim. Pemeriksaan turut disaksikan Ketua RW 006 Kranggan Tengah, Jalu.

IPDA Fajar mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi yang beredar, termasuk informasi yang sebelumnya muncul di media.

“Pengecekan dilakukan untuk menindaklanjuti informasi adanya dugaan aktivitas penampungan BBM subsidi. Kami menelusuri area yang dicurigai dan melakukan pemeriksaan terhadap tempat penyimpanan berdasarkan informasi yang sebelumnya beredar,” ujar Fajar.

Menurut Fajar, pengecekan tersebut sekaligus menjadi langkah antisipasi kepolisian untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi tetap berjalan sesuai ketentuan.

Polisi: Saat Diperiksa Tidak Ditemukan Penimbunan

Dari hasil pemeriksaan di lokasi pada 31/08/2026, petugas menyatakan tidak menemukan aktivitas penimbunan maupun penyimpanan BBM bersubsidi sebagaimana informasi yang sebelumnya beredar.

Polsek Jatisampurna juga menyatakan bahwa pada saat pengecekan berlangsung, tidak ditemukan indikasi pelanggaran hukum terkait distribusi BBM bersubsidi di lokasi yang diperiksa.

Kapolsek Jatisampurna IPTU Musanif menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah hukumnya.

“Pengawasan terus kami lakukan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan distribusi subsidi secara tidak semestinya,” kata Musanif.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi apabila ditemukan adanya dugaan tindak pidana di wilayah hukum Polsek Jatisampurna, termasuk penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Ketua RW Ikut Saksikan Pemeriksaan

Ketua RW 006 Kranggan Tengah, Jalu, turut mendampingi petugas saat pengecekan berlangsung.

Menurut Jalu, dirinya bersama personel Polsek Jatisampurna melihat langsung kondisi lokasi yang menjadi perhatian setelah informasi mengenai dugaan penampungan BBM subsidi beredar.

“Saya selaku Ketua RW 006 Kranggan Tengah bersama personel anggota Polri dari Polsek Jatisampurna melakukan pengecekan langsung. Di lokasi tidak ditemukan adanya aktivitas,” kata Jalu.

Jalu berharap wilayah Kranggan Tengah tetap aman dan kondusif. Ia juga mendukung langkah pemerintah serta aparat penegak hukum dalam melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.

Klarifikasi di Tengah Informasi yang Beredar

Hasil pengecekan pada 31/08/2026 menjadi bagian penting dalam memberikan perspektif berimbang terhadap informasi mengenai dugaan penampungan BBM subsidi di wilayah Kranggan Tengah.

Berbagai informasi dan tudingan yang berkembang di masyarakat perlu dibedakan antara dugaan, informasi awal, dan fakta yang telah dibuktikan melalui proses pemeriksaan maupun penegakan hukum.

Termasuk tudingan mengenai keterlibatan pihak tertentu maupun dugaan adanya koordinasi dengan aparat, hal tersebut tidak dapat dianggap sebagai fakta yang telah terbukti tanpa adanya bukti dan hasil pemeriksaan hukum yang dapat diverifikasi.

Sementara itu, berdasarkan pengecekan langsung yang dilakukan jajaran Polsek Jatisampurna pada 31/08/2026, petugas menyatakan tidak menemukan aktivitas penimbunan maupun penyimpanan BBM subsidi di lokasi yang diperiksa.

Polsek Jatisampurna memastikan pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan BBM subsidi akan terus dilakukan di wilayah hukumnya.

Masyarakat juga diimbau untuk menyampaikan informasi kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang benar-benar mengarah pada pelanggaran hukum, sehingga dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai ketentuan.

Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.

(Redaksi)